Wednesday, September 27, 2006,9/27/2006 01:47:00 PM
Photo: Kehidupan
Hidup yang indah. Sebungkus nasi dan teh wasgitel ( wangi, panas, legi, kentel). Entah sudah yang keberapa kali saya lewat di depan warung tenda ini dan baru kali yang terakhir sebelum pulang kembali ke Italia saya sempatkan mengambil photo sebagai kenang2an. Maaf ya Pak, silahkan teruskan makannya....

Beberapa lewat di depan warung ini, saya pasti menoleh dan mencium bau arang kayu yang menyala-nyala di tungku dengan sebuah ketel aluminium di atasnya, tak salah lagi teh wasgitel... Mereka biasanya buka tenda hanya pada sore hari. Bukan saja trotoar di pinggir jalan ini susah di lewati sebelumnya , setelah warung buka menjadi semakin ruwet.Mereka tidak peduli keruwetan trotoar, yang mereka tahu hanya dapur ngepul setiap hari... Posted by Picasa

 
posted by tari
Permalink ¤ 9 comments
Saturday, September 16, 2006,9/16/2006 12:59:00 AM
Dunia dan bahasa anak- anak
Anak-anak...begitu gampangnya mereka akrab satu sama lain tanpa memikirkan bahasa apa yang harus mereka gunakan untuk berkomunikasi

Ben dan Taufik,sepupunya, meskipun agak susah untuk berkomunikasi mereka tetap asyik bermain. Dengan bahasa anak-anak mereka bisa berbagi keceriaan. Taufik berbicara dengan bahasa Jawa dan Ben menjawab dengan setengah kebingungan dengan bahasa Inggris atau Janglish........Kalau sudah kebingungan dua-duanya ganti memakai bahasa Indonesia.

Sewaktu kami ada kesempatan ke Bali, setelah memasuki Alas Kedaton, Ben dengan girangnya bermain dan berlari-lari dengan kedua anak penjaga toko di sana yang kebetulan merangkap menjadi pengantar masuk Alas. Kedua anak ini tidak bisa berbahasa Indonesia sepatahpun, hanya berbahasa Bali. Saya tidak tahu bagaimana awalnya kok mereka bisa akur dan saling setuju sama permainan.

Ah...dunia anak-anak........andaikan saya bisa balik ke masa itu.... Posted by Picasa

 
posted by tari
Permalink ¤ 9 comments