Sunday, December 25, 2005,12/25/2005 06:36:00 AM
Happy Holidays
Wishing you a holiday season sparkling with happiness and joy!!
Monday, December 19, 2005,12/19/2005 03:15:00 PM
Kopi Luwak

Tidak menyangka; ternyata Kopi Luwak ini menjadi komoditi mahal dan sangat di cari di karenakan kelangkaannya. Harganya melebihi Jamaican Bue Mountain mahalnya, dua kali lipat lebih.
Satu cangkir espresso (kurang lebih 80 ml) seharga € 3.00.
Kopi Luwak
From Wikipedia, the free encyclopedia
Kopi luwak or Civet coffee are coffee berries which have been eaten by and passed through the digestive tract of the Common palm civet. The animals gorge on the ripe berries, and the undigested beans are excreted. This process takes place on the islands of Sumatra, Java and Sulawesi in the Indonesian Archipelago, in the Philippines (where the product is called Kape Alamid), in the country of Vietnam, and the coffee estates of South India.
"Kopi" is the Indonesian word for coffee, and "luwak" is local name of this animal which eats the raw red coffee "berries" as part of its usual diet. This animal eats a mixed diet of insects, small mammals, and fruits, along with the softer outer part of the coffee cherry, but does not digest the inner beans, instead excreting them still covered in some inner layers of the cherry.
Locals then gather the beans, which come through the "animal stage" fairly intact, and sell them on to dealers. It is believed that enzymes in the stomach of the civet add to the coffee's flavor by breaking down the proteins that give coffee its bitter taste.
The bean is usually given a light roast so as to not destroy the complex flavors which develop through this process.
Friday, December 16, 2005,12/16/2005 01:01:00 PM
ID is for Indonesia not Idaho
Sudah lama nggak nulis, ide suka banyak beterbangan di pikiran tapi apa daya, belakangan agak sibuk. My little e-store lumayan rame di hari2 menjelang Natal, jadi harus lebih konsen ke sana.
Kadang2 suka heran saja sama buyers, sudah tahu item di kirim dari Italy, kenapa juga ordernya nggak jauh2 hari sebelumnya. Kebanyakan para pembeli maunya barang bisa diterima di US sebelum Natal tapi tidak mau memakai jasa kurir. Ujung2nya, kalau barang tidak sampai di tujuan pada waktunya: komplen dan bisa berbuntut negative feedback. Ngomong2 soal negative feedback, beberapa minggu yang lalu saya mendapat tambahan satu negative feedback dari seorang new user yang sok menjadi good civic. Sebelumnya saya selalu wanti2 ke para pembeli supaya kontak ke seller dulu apabila barang yang di beli di terima dalam keadaan yang tidak memuaskan sebelum meninggalkan komen merah. Dengan niat baik, saya meminta penjelasan, kenapa tidak meng-email saya dulu. Apa jawabnya; "I was told to do so, the auction site ask me to give an honest remark". Arghhh.....so saya jawab balik begini: dengan tidak mengontak saya, akibatnya begini: negative feedback di pihak saya dan barang rusak di pihak anda.
Orang seperti di atas hanya salah satu dari bermacam-macam orang yang saya hadapi selama sudah lebih dari 5 tahun mempunyai e-store. Paling menyebalkan kalau berhadapan dengan orang yang mempunyai provincial attitude. Sewaktu masih tinggal di Jakarta, saya memulai this iternet selling things di Yahoo auction, yang waktu itu masih membuka peluang untuk para penjual dari seluruh dunia alias non US. Karena lokasi saya di Indonesia maka di bagian location di tulis ID tanpa hyperlink. Setelah auction tutup, saya kirim total including shipping dari Indonesia ke US, yang tentu saja mahal. Si winner, marah2 dan menyebut saya fraud karena menulis lokasi saya bukan Idaho tapi Indonesia dan melaporkan ke Yahoo. Dengan email yang panjang lebar saya memberikan pelajaran geografi sekaligus pengetahun umum kepada orang yang mungkin tidak pernah membaca buku atau melihat TV bahwa ada benua atau negara lain selain United States of America...singkatnya saya tulis: untuk internet, country code ID is for Indonesia and NOT Idaho, CA is for Canada and NOT California, IL is for Israel and NOT Illinois...!!
Belum lama ini ada email yang menanyakan: " Are you using USPS ( United States Postal Service) to ship the item?" My reply was: "Item is located in Italy so will be mailed by Poste Italiane". Tentunya dengan senyum2 waktu saya mengetik email jawaban tersebut. Biarpun email yang masuk kadang tidak mempunyai sopan santun misalnya tanpa greetings, magic words ataupun nama, saya selalu berusaha menjawab sesopan mungkin. Pembeli dari Jepang adalah yang paling pleasant to deal with; sopan, cepat dalam pembayaran dan tentunya mereka juga mengharapkan hal yang sama dari saya.
Provincial attitude sering juga saya temui di sini tapi tidak separah di atas. Belum lama ini saya ngobrol2 dengan Maurizio, seorang pizzaolo langganan , tentang keju. Dengan bangga tentunya dia menyebut bahwa keju Italia adalah yang paling enak etc..etc.. Saya ingatkan bahwa negara lain seperti Belanda, Perancis juga memproduksi keju dan mempunyai banyak macam jenis keju yang terkenal. Pernah ngobrol dengan orang sini juga tentang Champagne dan Vino spumante ( sparkling wine), tentu saja orang itu menjawab bahwa vino spumante di sini rasanya lebih enak dari pada Champagne. Dan kalau di tanya tentang makanan dengan tegas dan serentak orang Italia akan menjawab: nostra cucina ( masakan Italia dongggggg..).
Tahun 2001 saya dan Nathy mengirim sebuah amplop berisi dokumen penting dari Seal Beach, CA, USA ke Luxembourg, sampai sekarang amplop tersebut entah kemana dan tidak pernah sampai ke tujuan. Mungkinkah karena kita lupa menulis Luxembourg - European Union?
Friday, December 09, 2005,12/09/2005 12:38:00 AM
Ngaso dulu ya...